Post Top Ad

Post Top Ad

Sunday, May 25, 2014

Sarung Tangan, Kaus Kaki dan Topi Bayi


Membawa pulang bayi baru dari rumah bersalin biasanya heboh
dengan segala pernik pelindung bayi. Sarung tangan, kaus kaki,
dan topi. Perlukah itu semua?


Terkadang penggunaan sarang tangan, kaus kaki, topi
dan selimut untuk bayi adalah agar bayi lebih hangat 
dan nyaman.
Namun ada pula batasan-batasan penggunaannya
untuk perkembangan si bayi itu sendiri.

Sarung tangan.
 Sarung tangan bayi biasanya bertujuan untuk melindungi
dan menghindarkan kulit muka bayi dari luka goresan kuku panjangnya.
Perhatikan:





  • Sebaiknya sarung tangan tidak dipakaikan terlalu lama.
  • Penggunaannya hanya bila cuaca atau suhu dingin.
  • Gunakan bila tangannya terlihat aktif meraba mukanya.
  • Pemakaian yang terlalu lama bisa mengganggu perkembangan sensorik dan motorik telapak tangan dan jemari bayi. Ia tidak bisa merasakan sensasi dari benda yang dipegangnya.
  • Pilihlah kaus tangan yang terbuat dari bahan yang halus.
Kaus kaki. Kaus kaki biasanya lebih sering digunakan oleh bayi. Perhatikan:
  • Kaus kaki terbuat dari bahan yang halus dan lembut.
  • Pada musim hujan dan suhu sedang dingin, bisa gunakan kaus kaki dari bahan wool.
  • Jangan sampai ada benang yang terlepas pada bagian dalam kaus kaki, karena jari kaki bayi bisa terlilit.
  • Karet di lingkar kakinya jangan terlalu ketat, karena dapat mengganggu peredaran darahnya.
  • Pilihlah kaus kaki yang masih menyisakan ruang kurang lebih 0,5 – 1,5 cm, agar kaki bayi bisa leluasa bergerak.
  • Jaga kebersihan kakinya.
  • Jangan biarkan bayi memakai kaus kaki seharian penuh, karena bisa mengundang jamur tumbuh. Beri kesempatan kaki bayi terkena udara.
Topi. Bayi banyak mengeluarkan panas tubuh melalui kepalanya. Karena itu, salah satu cara menjaga agar tubuhnya tetap hangat adalah dengan menutup kepalanya. Perhatikan:
  • Gunakan topi ketika cuaca atau suhu udara dingin, serta ketika membawa bayi keluar rumah.
  • Pilihlah topi yang terbuat dari bahan yang lembut dan halus, serta memungkinkan terjadi pertukaran udara.
  • Penggunaan topi jangan terlalu lama.
Perlindungan untuk bayi memang perlu, tapi jangan berlebihan, karena malah dapat mengganggu perkembangan dan kesehatan bayi. (PePe)

1 comment: